Aku bukan Keenan, Aruna.

1409 Kata

“Apa semuanya sudah siap, Dian?” tanya Keenan pada Dian yang sedang menata kembali tas yang berisi perlengkapan Aruna selama di rumah sakit. “Sudah, Pak.” Dian mengangguk yakin. Keenan menelpon seseorang dari ponselnya. Tidak lama kemudian seorang laki-laki paruh baya dengan memakai baju berlogo rumah sakit itu datang dan masuk ke dalam ruangan itu. “Selamat pagi, Dokter.” “Selamat pagi. Tolong bawakan barang-barang ini ke mobil saya ya, Pak,” ucap Keenan. “Baik, Pak.” Orang itu membawa barang Aruna keluar menuju mobil keenan dibantu oleh Dian. “Baiklah. Ayo Aruna.” Keenan menuntun Aruna turun dari tempat tidur. Ketika Keenan akan membantu Aruna untuk duduk di kursi roda yang sudah berada di dekat tempat tidurnya, tangan Aruna tiba-tiba menahannya. “Aku ingin berjalan sendiri, Kee

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN