Indahnya Mencintai

1799 Kata

“Kita sedang berada di rumah seorang warga. Tadi kita terjebak di badai salju. Apakah kau ingat?” Tanya Frans pelan dengan meraih kedua tangan Nana yang masih terasa agak dingin, lalu menggenggamnya, “Apa yang kau rasakan sekarang, hem? Apakah kau sudah merasa lebih baik?” “Kepalaku sakit,” Jawab Nana dengan suara serak. Kemudian, Frans melepaskan satu tangannya dari tangan Nana, lalu beranjak pada kening gadis itu. Ia memijat kening Nana pelan, “Tidurlah, Na. Aku akan memijat kepalamu. Kau sudah aman sekarang di sini.” Nana meletakkan satu tangannya yang tadi dilepas Frans ke bawah tangan pria itu yang satunya lagi yang sedang menggenggam tangannya yang lain, “Dingin..” gumamnya pelan. Frans membuka tangannya untuk menggenggam kedua tangan kecil Nana sekaligus, “Aku tau. Aku mohon ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN