Menghadiri rapat adalah hal yang paling tidak suka Frans lakukan, terlebih jika ia harus berhadapan dengan para investor asing tua yang kurang mahir berbahasa Inggris. Salah satunya adalah para pria yang sekarang sudah berada di dalam ruangan rapat. Orang-orang itu sudah terbiasa dengan sikap dingin Frans. Mereka tidak takut pada rupa Frans yang mirip seperti seorang anggota Yakuza dan sikap dingin bagai pembunuh bayaran. Itu semua karena mereka sudah kenal baik dengan Tchandra Setia Bahradja, ayah Frans. Frans melangkah memasuki ruangan itu. Para investor yang sudah berkumpul, bangkit berdiri sebagai bentuk tata krama baik. Frans membalasnya dengan membungkukkan punggungnya sekali sebelum duduk di kursinya. Sikap itu adalah apa yang ayahnya ajarkan ketika berhadapan dengan para tamu dar

