Menahan Diri

1761 Kata

Jawaban Nana membuat Frans tertawa tidak percaya, “Balas dendam?” ia sampai mengulangnya. Nana menepak tangan Frans agar melepaskan dagunya, “Itu benar. Aku membalas sikapmu, ucapanmu, dan penghinaanmu. Bagaimana rasanya? Mengesalkan, kan?” ia tersenyum sinis dan menantang. “Lumayan.” Jawab Frans dengan melangkah mundur, lalu berbalik untuk berjalan ke meja kerjanya yang terletak di balik penyekat ruangan. Hal itu membuat Nana menjadi bingung. Ia pikir Frans akan memukulinya sampai sekarat, atau setidaknya memarahinya habis-habisan. Namun kenapa ia malah bersikap biasa saja? “Kau.. tidak marah?” Nana mengejar Frans menuju kursi kerjanya. “Aku hanya kesal. Balas dendammu kreatif juga,” Jawab Frans dengan menahan tawa. Nana menyadari bahwa pria itu hendak tertawa. Bahkan lesung pipit t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN