Menemukan Peluang

1142 Kata

“Bu Ratna, Ipah datang!” kata Ipah, suaranya terdengar manja. “Oh, Ipah! Ayo masuk, sini, duduk!” balas Bu Ratna dengan ramah. Rahmi terkejut. Ia tidak menyangka, Ipah adalah teman dari Bu Ratna. Ia langsung mengambil napas dalam-dalam, lalu berusaha menenangkan diri. Ia tidak boleh ketahuan. Ia harus segera pergi. Namun, saat ia berusaha untuk pergi, Bu Ratna datang menghampirinya. “Mbak Rahmi, ini Ipah, teman saya. Dia mampir sebentar,” ucap Bu Ratna, sambil tersenyum. Alhasil, Rahmi tidak bisa melarikan diri. Ia terpaksa berdiri. Ia menatap Ipah dengan mata yang berkaca-kaca, tetapi sorot matanya tajam. Sedang Ipah menatapnya dengan tatapan terkejut, yang kemudian berubah menjadi tatapan mengejek. “Loh, Rahmi? Kamu … ngapain di sini?” tanya Ipah, nada suaranya penuh rasa meremehka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN