Bab 38

1449 Kata

"Nak... " Bunda memeluk dengan begitu erat sambil terisak karena kami telah lama tak bertemu. "Maafin, Bunda ya... " Lalu dia berpaling ke arah lelaki yang pernah diterima dengan tangan terbuka dan penuh suka cita. Bunda merengkuhnya walau Niguel masih terlihat kebingungan mengapa wanita paruh baya itu menangis sesenggukan. Niguel mengelus punggung bunda dan mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja. "Kamu ke mana aja Tole? Bunda, Ayah, Niki nyariin kamu ... kenapa kamu tega ninggalin Niki?" "What did she say?" tanya Niguel kepadaku. "Bunda ... Niki kan udah cerita kalau Niguel amnesia karena kecelakaan. Ingatannya cuma sebatas nama Niki aja, Bunda... " "She should to take some rest," saran Niguel. "Bunda disuruh Niguel istirahat, biar kami yang gantian jaga ayah," katak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN