Bab 15. Melesakkan Peluru

1495 Kata

“Kenapa lama sekali?” seloroh Spaso ketika Frans baru masuk ke mobil, duduk di kursi kemudi. Frans menarik napas lega. “Saya memastikan dua pengkhianat itu mati, Bos.” “Jadi dia sudah mati?” “Sudah, Bos.” Spaso menanggapi. “Bagus. Sekarang ayo kembali ke kantor.” Dalam perjalanan menuju kantor, Frans menyampaikan pesan dari anak buah yang bekerja di kelab malam Sky Blue. Frans melirik Spaso yang duduk di sampingnya. “Bos, anak buah kita ada yang dalam masalah.” “Masalah apa?” “Pemilik kelab malam Sky Blue terus menaikkan pajak yang menc3kik. Dari 3% perbungkus, sekarang menjadi 10% perbungkus. Dia mengancam akan menghentikan kontrak apabila kita tidak mau menurutinya.” “10%?” Pekik Spaso menarik punggung yang semula bersandar kursi. “Bajing4n!” ump4tnya kemudian. “Ada sekelompok m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN