Chapter 44

619 Kata

"Jadi ke rumah Mama?" tanya Bian yang sedang menyender di kepala ranjang.  Ivy yang sedang duduk di meja rias sontak menoleh ke arah Bian, "Jadi." "Tapi Bangga belum bangun." Kata Bian sambil melirik ke tempat tidur Bangga.  Ivy mengikuti arah pandang Bian.  "Tunggu bangun." "Sekarang kamu mandi gih. Abis sarapan bukannya langsung mandi malah naek ke kasur lagi." Ucap Ivy pelan.  Bian memberikan cengiran lebar, "Nanggung banget. Nanti ada kelas siang." "Kamu gak mau nunggu aku pulang kuliah buat kerumah Mama nya?" Ivy menggeleng, "Nggak usah. Aku sama Bangga aja. Nanti kamu nyusul." Katanya, yang direspon anggukan oleh Bian.  "Yakin?" Dengan mantap Ivy mengangguk, "Iya. Aku naik taksi kan, tapi kamu kerumah Mama ya jemput aku sama Bangga."  Bian terkekeh kecil, "Iya sayang." Kat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN