Tanpa ragu Intan melangkahkan kaki melewati pintu di mana Barra sedang berdiri menunggu. Senang bukan kepalang. 'Kalau gini caranya aku pasrah aja mau diapain juga,' batinnya. Namun alangkah terkejutnya gadis itu ketika masuk dan mendapati ada orang lain di ruangan tersebut. 'Ini cowok siapa ya? Kok ada di sini juga?' Intan kembali bertanya-tanya dalam hati. "Duduk!" titah Barra sambil mengunci pintu dan dituruti oleh Intan. Meski saat ini banyak tanya yang mengisi kepala, Intan duduk di kursi, berhadapan dengan seorang pria yang tidak ia kenali. Tiba-tiba saja dari dalam rumah muncul dua orang pria berbadan tinggi besar dan duduk di sisi kiri dan kanannya. "I-ini ... ada apa ya?" Intan bertanya pada Barra yang duduk dihadapan. Tidak langsung menjawab, Barra mengutak-atik layar laptop

