"Ayah ... lepasin! Aku gak mau makan, Ayah. Aku mau tidur!" Keandra berteriak saat sang ayah memaksanya untuk sarapan. Memberontak ketika pria itu mengangkat tubuhnya di pundak. Tetapi Barra tidak peduli dengan teriakan putrinya. Memegangi dengan erat kaki sang anak yang terus melawan bahkan punggungnya pun sudah menjadi sasaran amukan Keandra yang memukuli terus menerus. Sampai di meja makan, ia mendudukkan putrinya di atas kursi. Dasar Keandra keras kepala, ia kembali berlari menuju kamar tetapi dengan sigak Barra menangkap. "Ayah! lepasin!" pekik anak perempuan itu. "Makan dulu, Sayang. Abis itu Kean boleh tidur lagi," sahut Barra, mengangkat tubuh mungil anaknya agar kembali duduk di kursi. "Ini ada apa, sih? Pagi-pagi udah berisik." Annisa yang sudah berdiri di belakang Kenzo—ber

