"Mbookkk~" Rania yang baru saja tiba dari tempat kerjanya langsung pergi ke dapur dan mendapati Mbok Narsih yang tengah mencuci piring membelakangi dirinya, wanita itu memeluk mboknya dari belakang dan merasakan wangi tubuh Mbok Narsih yang khas seperti aroma dari masa lalu. "Non! ada kabar baik apa gimana?" Mbok Narsih sepertinya sudah hafal tabiat majikannya tersebut. "Setiap hari adalah kabar baik~" Rania memberikan intonasi pada setiap ucapannya. "Gimana kalau makan malam ini Mbok masak yang spesial." "Oalah Non, biasa juga Non makannya sedikit kalau enggak Mi instan punya si Mbok di makan." "Ikh serius Mbok, soalnya mau ada tamu spesial." Mbok Narsih menatap majikannya kemudian tertawa cekikikan ketika wanita itu terus tersenyum, Rania jelas senang dan Mbok Narsih ikut merasakan

