Saling Membalas

1179 Kata

“Benar ya awas aja jika kamu bohong,” sahut Barra. Kayana mengangguk. Perlahan Barra melanjutkan langkahnya mendekati Kayana yang siap menanti kedatangannya. Tapi bukan ciuman yang ia dapatkan melainkan sebuah cubitan kecil di pahanya. “Aduh,” rintih Barra sambil mengusap bekas cubitan sang istri. Kayana berdiri dengan tangan yang dilipatnya di d**a. “Syukuri,” celetuk Kayana. “Awas kalau kamu berani macem-macem sama saya,” lanjut Kayana lagi. Barra tidak mempedulikan ancaman dari Kayana kini kakinya kembali melangkah mendekat ke arah Kayana. Melihat Barra yang mulai mendekatinya, perlahan kaki Kayana berjalan mundur, tanpa sadar sudah tak ada ruang lagi di belakang, terhalang dengan dinding. “Jangan mau terpengaruh lagi,” batin Kayana dalam hati. Kini ia memasang alarm waspada jika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN