Setelah berbelanja dengan begitu banyak, kini Airi diantar pulang oleh putranya. Dan ini kali pertama Kayana melihat rumah Barra. “Kamu masuk dulu yuk,” ajak Airi pada Kayana. Kayana langsung menatap Barra meminta persetujuan dari suami dinginnya itu. Barra tidak membalasnya, malah ia turun lebih dulu dari Kayana. “Hhuuufffttt....” Kayana membuang nafasnya,”susah memang nikah sama orang sok cool,” celetuk Kayana pelan. Kayana keluar dari mobil dan langsung masuk mengikuti Barra dan Airi yang sudah lebih dulu berada di dalam. “Kamu kok tinggal Kayana sih,” protes Airi saat menyadari jika Kayana tidak bersama putranya. “Sana susul dan bawa dia duduk di sini,” pinta Airi. Namun, belum Barra melangkahkan kaki, Kayana sudah datang. “Maaf ya mommy duluan masuk. Mommy kira kamu tadi

