BAB 20 Siang Yang Membawa Dejavu

1711 Kata

Jam dinding di ruang kelas ekonomi menunjukkan pukul sepuluh tepat Suara kursi berderit pelan, tanda jam ujian baru saja usai. Mahasiswa mulai berkemas, sebagian bercanda, sebagian buru-buru keluar untuk sekadar mencari udara segar di bawah terik matahari. Leon menyerahkan lembar jawaban ke dosen yang sedang duduk di depan kelas. Di wajahnya, kelelahan tersamar oleh senyum ringan yang ia paksa agar tetap terlihat tenang di depan dosen dan teman-temannya. Bayu menepuk bahu Leon. “Mister, jawaban yang lo kasih tadi keren banget. kayaknya nilai ujianku besok bakal lebih baik.” Raka tertawa. “Udah, Mister itu bukan manusia biasa, Bay. Otaknya dikasih pendingin air kali. Semua soal dijawabnya dengan tenang dan sudah pasti banat itu jawabannya” Leon tersenyum kecil. “Kalian emang dasar tuka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN