BAB 13 Cinta Boyman Ke Laras

1233 Kata

Di sebuah Desa kecil di kaki pegunungan itu, malam turun perlahan seperti kabut yang malu-malu. Angin berembus dari arah sawah, membawa aroma tanah basah dan suara jangkrik yang bersahut sahutan. Di depan rumah kayu tua berlampu temaram, Laras duduk di bangku panjang bersama bapaknya, sambil memandangi jalan tanah yang licin bekas hujan sore. Bapaknya, lelaki berwajah legam dan beruban di pelipis, menghembuskan asap rokok kreteknya pelan. Suaranya serak tapi lembut. “Nduk...…anak bapak satu-satunya” katanya pelan, “kamu nggak usahlah kerja jauh di kota. Bapak ini bukan nggak percaya, tapi dunia di sana itu keras. Lebih baik kamu nikah saja di sini. Sama Boyman, misalnya.” Laras menoleh, alisnya terangkat. “Bapak kok masih menginginkan Laras nikah sama bujang lapuk nggak jelas itu. Laras

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN