Penyesalan Samuel

1605 Kata

Setelah kejadian kehilangan kedua orang tuanya, Cintya tak juga berubah. Dia masih tak menghargai Panji sebagai suaminya. Entah, dia masih saja kepikiran soal Samuel. Rasa cintanya pada Samuel masih begitu besar. Panji pun putus asa, dia tak tahu lagi harus berbuat apa. “Haruskah aku menyerah dan merelakan Cintya hidup bersama Samuel?” Panji bertanya pada dirinya sendiri, ketika sedang bersantai di rumahnya. Cintya berada di kamarnya, sudah hampir dua minggu dari kematian kedua orang tuanya, Cintya masih bersedih. Dia menyesali semua perbuatannya. Bahkan, Cintya belum sempat meminta maaf. Namun, dia juga bersedih karena Samuel tidak ada saat dibutuhkan. Sudah berkali-kali dia menghubungi Samuel, tetapi tak pernah diterima. Bahkan, dimatikan. Cintya benar-benar kesal terutama pada Dita y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN