Hubungan Cintya dan Samuel memburuk. Mereka tak pernah lagi bertegur sapa. Di kantor, Samuel selalu bersama Dita, gadis magang di kantor mereka. Tentu saja hal itu membuat Cintya begitu terpuruk. Dia sangat membenci Samuel. Namun, Cintya juga belum sadar kalau semua ini teguran dari Sang Pencipta. Cintya masih terus berusaha untuk mendapatkan Samuel kembali. Saat Cintya hendak pulang, dia langsung ke ruangan Samuel. Ketika sudah di dalam, Cintya langsung mengunci pintunya. Samuel kaget dengan kehadiran Cintya. “Apa maksud kamu ngehindar terus dari aku?!” Cintya menatap Samuel dengan tajam. Samuel masih bergeming. “Jawab Sam! Jawab! Selama ini siapa yang ngerayu duluan? Siapa yang kasih harapan dulu? Kenapa sekarang kamu selalu ngehindar? Saat ditelepon pun si cewek i

