Sore ini, Panji sudah mulai membaik. Dia sudah mulai keluar dari kamar, setelah dua hari hanya tiduran di kamar karena kepalanya yang berat. Panji duduk di ruang tengah ditemani Arkhan. Panji merasa mempunyai semangat hidup karena Arkhan dengan setia menemani. Walaupun Cintya sama sekali tak menjenguk atau sekadar bertanya bagaimana keadaan Panji. Sebenarnya, Panji sudah meminta Arkhan untuk tidak usah menemani Panji di rumah Bu Desi. Namun, Arkhan tetap kekeuh dengan keinginannya. Panji pun tak bisa berbuat apa-apa lagi. Arkhan memang begitu menyayangi Panji, sebab Panji juga menyayangi Arkhan. Panji yang merawat Arkhan dari kecil, jadi Arkhan lebih dekat dengan Panji daripada Cintya. Saat Panji sedang bercengkerama dengan Arkhan, tiba-tiba terdengar pintu diketuk. Panji hendak

