Akhirnya, Panji kembali bekerja ke toko Pak Bimo. Tentu saja hal itu membuat Cintya semakin berbuat semena-mena pada Panji. Panji hanya bisa pasrah. Dia tidak menyesal dengan pernikahan ini karena memang Cintya pilihannya sendiri. Tepat setahun setelah mereka menikah, mereka tinggal di kontrakan kecil. Yang harganya terjangkau oleh Panji. Walaupun Cintya sendiri bekerja dengan gaji yang lumayan dan lebih besar. Namun, Panji tak mau mengandalkan gaji Cintya. Panji takut Cintya akan semakin semena-mena. Saat awal menikah dulu, mereka tinggal di rumah Cintya. Cintya pun berkuasa. Karena, Panji tak enak karena merasa menumpang, Panji mengajak pindah. Awalnya, Cintya menolak, tetapi akhirnya menerima. Cintya hanya ingin tahu seberapa mampu Panji. Cintya juga tak pernah mau membayar kontraka

