Godaan untuk Panji

1712 Kata

Hari-hari Panji sekarang selalu mendapat gangguan dari Riska. Namun, Panji malas menanggapi. Hanya saja dia juga tak enak jika mengabaikan. Terkadang Panji sengaja menerima telepon atau membalas chat dari Riska, sambil tersenyum sendiri ketika sedang ada Cintya. Namun, saat tak ada Cintya, Panji memilih mengabaikan. Panji tak mau memberi harapan pada Riska. Selain itu, Panji pun takut kalau lama kelamaan akan tertarik pada Riska. Bukankah Cinta datang karena terbiasa? Panji menghela napas panjang. Panji sekarang lebih mendekatkan diri pada Sang Pencipta. Lebih mendalami agama juga. Dia juga mengajarkan kepada Arkhan untuk mengenal Allah sejak dini. Panji tak mau anaknya seperti orang tuanya yang minim ilmu agama. Seperti malam ini, Panji mengajak Arkhan untuk sholat Magrib dan Isya di m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN