Tuduhan Pada Panji

1832 Kata

Panji masih setia menanti kedatangan Cintya. Dia ingin bicara dengan Cintya. Lalu, saat waktu menunjukkan pukul 23.15, terdengar deru mobil di halaman. Panji yang berada di balkon lantai atas melihat dengan jelas kedatangan mobil Samuel.   Samuel membukakan pintu mobil untuk Cintya, Cintya pun turun dengan wajah semringah. Cintya terlihat begitu bahagia semua itu tampak dari wajahnya yang terus menyunggingkan sebuah senyuman. Panji yang melihat menahan emosi.   Dari lantai atas terlihat jelas Cintya dan Samuel mengobrol sebentar. Lalu, Samuel mencium pipi Cintya. Setelah itu Samuel masuk ke dalam mobil. Kemudian, mobil meluncur meninggalkan halaman rumah Cintya. Setelah itu, Cintya masuk ke dalam rumah. Panji pun masuk dan menutup pintu.     Saat Cintya sudah berada di lantai ata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN