Selesai mandi, Mas Fael langsung mengajak tidur. "Tidur saja yuk, Dik. Aku capek banget, nih," ajak Mas Fael. Aku tak menjawab, hanya menuruti saja ajakan Mas Fael. Setelah merebahkan diri, Mas Fael langsung terlelap. Memang terlihat sangat kelelahan. Mungkin tadi terlalu banyak pekerjaan di kantor. Sementara aku, tak ada rasa kantuk sedikit pun. Pikiran masih saja berputar-putar tentang kejadian tadi. Sesekali d**a berdesir jika mengingatnya. Suara detik jarum jam terdengar sangat keras di telinga, sesekali terdengar suara deru mesin kendaraan yang melewati jalan raya. Waktu terus merangkak menuju tengah malam, tetapi mata tak kunjung terpejam. Kulihat jam di dinding, waktu sudah menunjukkan pukul setengah dua belas, tetapi kenapa rasa kantuk belum juga datang. Aku hanya membolak-b

