Fajar belum sepenuhnya menyentuh perkemahan ketika kabar kematian tabib itu menyebar—pelan, terkontrol, namun tak bisa lagi ditahan. Darel berdiri di tepi jalur barat, menatap tubuh yang kini telah ditutupi kain abu-abu. Kondisi jenazahnya sangat mencurigakan untuk seseorang yang dikatakan bunuh diri. Dan Darel menemukan jejak sihir dari racun yang diminumnya. “Tangannya bersih,” gumam Darel. “Tidak ada luka pertahanan. Tidak ada tanda pergulatan.” Kapten Ravent berlutut, memeriksa tanah di sekitar mayat. “Jejak kakinya terputus di sini,” katanya. “Seolah… seseorang menjemputnya.” “Tapi coba kalian perhatikan cairan yang keluar dari mulutnya.” “Cairan itu adalah reaksi tubuhnya saat menelan racun dan aku menemukan jejak sihir Dari tubuhnya dan itu adalah jejak sihir hitam.” “Seper

