Bab 30

1092 Kata

"Uang yang tadi gua keluarkan itu, ya aslinya buat resepsi haha," jawab Arman sambil tertawa. Sementara Adnan nampak memucat. Ia pun kini merasa bersalah karena telah meminta sesuatu kepada sang kakak. "Sans, gak usah takut. Gua sendiri kalau emang buat fasilitas nge-game pasti akan beli yang terbaik," ucap Arman santai. "Tapi, Bang, kalau misalnya Kakak tau gimana? Apa dia gak ngamuk?" tanya Adnan penasaran. "Kezia gak akan tau asal lu gak ngomong mah," jawab Arman kembali. Namun, Adnan masih saja takut dengan kakaknya. Jika sang kakak tau, ia meminta laptop dan hp sekaligus kepada Arman, pasti dirinya akan diocehi oleh sang kakak. Bahkan, lebih parahnya, dia bisa di diamkan selama seminggu lebih. "Percuma, Bang. Kakak tuh kalau soal duit mah tau aja celahnya. Aku aja, seling nilep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN