"Bohong!" seru Arman tak terima. "Jadi, yang bener yang mana?" tanya Bu Ayes penasaran. "Aku, Ma, kan aku yang ngeluarin duitnya," ucap Arman membela. "Bohong, Ma. Kan, Adnan juga yang nemenin dia ngeluarin duitnya," teriak Adnan dari atas. "Dah, dah. Mending balik ke atas sana. Terserah mau beli berapa puluh juta ge, yang penting anak perempuan Papa harus keurus! Jangan sampe gara-gara beli barang buat ngegame, anak papa terlantar," ucap Pak Joey menengahi. "Wess pasti itu mah, Pa. Aku ga akan biarin Kezia kelaperan atau kepanasan sekalipun. Papa tenang aja pokoknya, sekalipun kerjaan Arman cuma maen game, pasti Kezia akan lebih bahagia sama aku!" ucap Arman mantap. "Harus lah!" ucap Pak Joey dengan penuh penekanan lalu kembali menonton TV di ruang tamu. Sementara Arman memilih un

