Chapter 19

1317 Kata

Tanganku masih gemetar dengan mata sembab dan sesenggukan, Kurasa hanya orang t***l yang akan mengira aku baik-baik saja saat melihatku sekarang. Tapi teriakan di balik pintu itu juga bukan hal yang bisa ku abaikan begitu saja. Aku harus bisa meyakinkan Lucas kalau aku baik-baik saja tapi bagaimana caranya saat bayangan Mama dan Kak Dera yang bergelantungan terus ada di benakku. Dengan keyakinan kecilku, aku berjalan kearah pintu dan membuka kunci nya. Mata nyalang itu menatap takut kearahku, bahkan warna hitamnya semakin menghitam saja. Aku meremas jemariku, merasakan dorongan untuk memberitahu Lucas apa yang terjadi padaku. Tapi kerlingan Reksya ada sana, membuat harapanku tak akan jadi kenyataan. "Apa yang kamu lakukan di dalam? Tahukah kamu betapa khawatir nya aku?" Lucas ingin m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN