"Riza" panggil Karu lembut. Riza menengok ke arahnya. "Eh? Karu? Ada apa?" tanyanya seraya berbalik ke arah Karu. Karu tersenyum tipis malu-malu. Ia lalu melangkah mendekati Riza. "Ee eh ada perlu apa ya Ru kamu datengin aku ke sini?" tanya Riza. Karu terlihat malu-malu menatapinya seraya memainkan jemarinya. "Saya cuman pengen ngomong sama kamu, cuman kalau dari telfon. Kurang enak jadi, mendingan saya langsung temuin kamu," jawab Karu. "Ya udah kalau gitu mari duduk Ru," ajak Riza tersenyum sembari duduk. Riza lalu duduk di sebuah pot besar pohon terbuat dari semen segi empat itu. Karu mengikutinya duduk disampingnya. "Saya mau ses..." Mereka malah bersamaan mengatakan hal yang sama. Riza melongo lalu tertawa kecil mendengar hal itu. "Ehhehm," nyengir Riza lucu. Karu tertawa me

