“Eeunggh,” Zell meregangkan otot-otot tangannya ke atas, namun ia merasa aneh ketika akab bangun dan perutnya terasa berat. Saat Adhira melihat ke arah perutnya, ternyata ada sebuah tangan kekar seseorang yang memeluknya.
“Hah? Om Bara?” Zella menoleh ke samping dan meliht wajah damai seseorang itu.
“Eh,” Tubuh Zella di tarik mendekt ke arah Bara. Zella berusaha melepaskan tangan Bara dari perutnya, namun bukannya terlepas bara malah semakir erat memeluknya dan sesekali mengelus perut rata Zella yang tak tertutup apa pun.
“Om bara ih lepasin, Zella susah napas nih,” ucap Zella sedikit kesal.
“Biar gak kedinginan Zella,” suara Bara terdengar sangaat seksi karena efek bangun tidur. Zella pun menyerah dan membiarkan tangan Bara di perutnya. Zella mulai mengantuk lagi, karena Bara yang terus mengelus perutnya.
“Om!” peringat Zella, karena ia merasakan tangan Bara yang semakin naik ke atad dadanya.
“Hehe, salah jalur lho,” ucap Bara dengan entengnya, kemudian bara mendekatkan wajahnya ke ceruk leher Zella, sesekali ia juga mengecup leher Zella. Zella masih sangat mengantuk dan tidak memedulikan apa yang di lakukan Bara.
“Cantik banget,” ucap Bara sembari memandang wajah Zella dari bawah. Ketika melihat Zella yang sudah nyenyak tidur itu pun berniat melihat karyanya kemarin. Bara pun menarik selimut yang dikenakan Zella ke bawah secara perlahan.
“Wah bagus juga karya gw,” ucap Bara sembari tersenyum, tangannya terulur ingin menyentuh karyanya, namun Zella langsung terbangun.
“Aaaaaaa,” teriak Zella, ia mencoba menutupi dadanya dengan kedua tangnnya.
“Suuuuutt, jangan teriak ya Zella,” ucap Bara sedikit panik.
“Om bara mau ngapa-ngapain Zella yah?” Zelle menunjuk wajah Bara.
“Enggak Zella,” bara membawa tangan Zella untuk di kecupnya, kemudian ia menurunkan tangan Zella yang menutupi dadanya. Kini tampak lha Zella yang hanya menggunakan beha dan celan traning panjang.
“Saya Cuma mau lihat ini, sakit tidak?” Bara menyentuh kissmark itu, Zella mengikuti arah pandang Bara. Ia sangat kaget mengapa ada begitu banyak kissmark di d**a atasnya.
“Om baraaa kan ini yang buat” Zella melotot ke arah Bara.
“Iya itu memang saya yang membuatnya, tapi bukankah kamu juga menikmatinya hmm?” ucap Bara yang membuat Zella salah tingkah. Apa yang dikatakan Bara memang benar, Zella tak memungkiri jika ia memang menikmati hal itu.
“Eh,” Bara membawa Zella ke atas pangkuannya, bahkan saat ini wajah Bara sudah berada di depan d**a Zella. Zella yang merasa malu pun langsung memeluk Bara erat.
“Kenapa hmm?” ucap Bara sembaru mengelus rambut Zella.
“Zella maluu iih,” rengek Zella seperti anak kecil.
“Kenapa malu?” tanya Bara,
“Y malu lha, Zellanya kan enggak pae baju Om,” ucap Zella, ia semakin menyembunyikan wajahnya di d**a Bara.
“Hahaha, ini kan masih pake beha Zella,” ucap Bara dengan santainya.
“Om bara ih,” Zella memukul punggung Bara.
“Haha iya-iya, mangkanya ini lepas dulu. Biar saya ambilkan kaosnya,” Bara menarik kedua tangan Zella dari lehernya. Kemudian ia menarik ke atas tali bra Zella yang melorot dan menurunkan Zella dari pangkuannya.
“Ini,” Bara memakaikan kaos itu kepada zella, Zella hanya menutut saja.
“Om Zella mau pulang!” ucap Zella,
“Iya nanti Saya antarkan setelah sarapan ok,” ucap Bara,
“Beneran lho,” ucap Zella,
“Iya, kalo begitu saya siapkan dulu sarapannya. Kamu tunggu sini aja,” Bara mengusap lembut pucuk kepala Zella.
“Terus abis itu gimana lagi Zell?” tanya Adhira yang penasaran.
“Terus ya abis itu kami sarapan dan Om bara nganter Gue balik ke rumah, dan selesaiii daah,” ucap Zella,
“Wah, lu bener-bener Zel. Lo beneran ga inget kenapa lu Cuma pake bra aja?” tanya Renna yang juga penasaran.
"Iya masa Lo ga inget sih Zell,” Adhira ikut menimpali.
“Enggak, gue beneran gak inget. Mungkin karena kecapean juga jadi gue tidurnya pules banget,” ucap Zella polos.
“Oh iya, Lo bilang tadi pas lari sore pake celana pendek kan? Terus kenapa pas bangun jadi celana traning? Siapa yang gantiin celana Lo Zella? Astagaaa,” ucap Renna yang merasa janggal dengan cerita Zella.
“Anjiiiir iya tuh? Gue juga baru engeh,” Adhira menimpali.
“Lha iya ya? Gue juga gak tau. Gue gak nanya om bara dan gak nyadar juga huaaa,” ucap Zella yang baru tahu dari Renna tadi.