bab 1
jumi,
wanita kota yang sangat sombong, pergi ke sebuah perkampungan demi seorang lelaki yang menarik hatinya. tanpa berfikir panjang dia langsung menuju kampung tersebut.
Ari , lelaki yang menjadi kesukaan Jumi, Ari ke kota untuk melanjutkan hidup dengan modal ijazah sekolah menengah atas, namun sesampainya di kota dia sangat sulit untuk mendapatkan pekerjaan, dia bahkan tak memiliki kenalan di kota itu.
tiga hari lalu Jumi menepi di pinggir jalan karena mobilnya tiba-tiba mogok,
"astaga, Napa sih ni mobil, padahal baru di beli kemarin juga ah," gerutu Jumi sambil menendang ban mobilnya, dia lalu mengambil telepon dari dalam tas untuk menelpon ayahnya,
" halo pah, aku lambat kekantor ya, mobil aku tiba-tiba mogok, oke pah ,aku harus mencari bengkel dekat sini" kata Jumi yang berbicara dengan ayahnya di telepon.
Ari yang sedang duduk di dekat taman, melihat Jumi sedang melihat sekeliling sambil sesekali melirik mobilnya, Ari mengerti sepertinya dia mengerti bahwa mobil wanita itu sedang mogok.
kebetulan Ari adalah seorang mekanik saat sedang di kampung, jadi dia datang menghampiri Jumi.
" permisi nona, apakah mobil anda sedang mogok?" tanya Ari,
jumi tak melihatnya hanya menjawab dengan singkat, " iya," kata Jumi dengan suara acuhnya.
" kebetulan saya mengerti sedikit dengan mesin, apa bisa bantu mengecek"? kata Ari lagi sambil tersenyum walaupun wanita di depannya ini tak melihatnya.
"ya ampun mas, kalau hanya mengecek lalu kemudian malah membuat mobil saya makin rusak lebih baik ti.....tidak...usah" kata Jumi sambil sedikit gelagapan setelah melihat Ari, "astaga, mengapa aku sampai tidak menyadari, lelaki ini berpakaian sederhana tetapi...dia sangat tampan" gumam Jumi dalam hati,
"akan saya cek dulu nona, jika memang saya tidak bisa saya juga tidak akan mengambil apapun" jawab Ari,
"oh, iya iya, silahkan,kebetulan saya juga sedang mencari orang untuk memperbaiki ini" kata Jumi sambil mengubah nada bicaranya.