KETAHUAN

1041 Kata

"Bibiiii," seru Ditya sambil merangkul bibi kesayangan."Tambah segar sekarang!" Bi Murni menjerit saat diangkat Ditya. "Astagfirullah, mas Ditya! Mas!" bi Murni memukul-mukul pundak Ditya. Ditya menurunkan bi Murni dan tertawa. "Makin hot sekarang bibi." "Bukan hot lagi, kepanasan malah!" jawab bi Murni sambil mengelus dadanya. "Mas ini makin kekar sekarang." Ditya memamerkan otot tangan. "Iya dong, keluar masuk hutan masa tidak jadi Rambo?" "Rambo pasiennya Karina ya?" sindir Karina sambil melewati Ditya dan bi Murni di ruang tamu. "Mau banget jadi kambing." "Ya elah ini anak keliatan katroknya, nggak pernah nonton film Rambo!" Ditya merangkul pundak bi Murni yang tinggi badan tidak sampai dadanya. Karina menjulurkan lidah. "Biar!" "Masih ngamuk dia bi, cemilannya belum datang." D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN