Arganta Ragnala Aku masih di sini, di dalam mobil yang membawaku ke Magelang dengan Tari masih di sampingku. Semburat merah langit petang ini menambah suasana akrab yang terjalin antara Gantari dan Mang Udin -yang dari tadi dimulai dari keluar rest area membicarakan masa lalu antar aku dengan Tari-. Aku hanya mengingat sedikit kejadian yang menimpaku pada hari naas itu, dimana sepulang sekolah dihari sabtu sebelum libur panjang aku dibius dan entah dibawa kemana. Ketika aku bangun aku mendengar percakapan dari dua orang pria yang menginginkan nyawaku. Namun entah karena apa aku juga tidak pernah mendapatkan jawabannya sampai detik ini. aku pernah bertanya pada kedua orang tuaku, namun mereka selalu mengatakan hanya penculikan biasa dan aku harus melupakan kejadian itu, dan jangan pernah s

