“Sudah siap, Rey?” tanya David sambil berdiri di depan rumah Sonya. Reyna dengan semangat menganggukkan kepalanya menjawab pertanyaan dari David. Wajahnya begitu berbinar begitu melihat sosok David mendekat ke arahnya. “Cantik banget sih hari ini.” David memainkan rambut panjang Reyna yang di kucir kuda. “Rey mau lihat gambal Rey, Pa,” ucap Reyna dengan penuh semangat. “Papa dan mama juga,” ucap David sambil melirik ke arah Sonya yang berdiri di samping mereka, sibuk mengunci pintu rumahnya. Sonya bersikap begitu dingin, seakan enggan mengeluarkan sepatah katapun. “Sudah semua? Tidak ada yang terlupa?” tanya David sambil menggendong Reyna. “Tidak ada,” jawab Sonya sngkat, “Ayo mama gendong, Rey.” Sonya mengulurkan tangannya ke arah Reyna yang ada di gendongan David. “Nanti Rey dige

