Rapat untuk program baru akhirnya kembali digelar. Berbeda dari rapat sebelumnya, kali ini Lola dan Bagus sama sekali tidak menciptakan interaksi apapun. Bagus yang biasanya duduk tidak jauh dari Lola dan Wita, hari itu memilih untuk duduk lebih jauh. Ekspresi wajahnya juga dingin dan kaku. “Lo lagi ada masalah apa sama Bagus?” bisik Wita. Tinggal 5 menit lagi rapat dimulai dan ruangan sudah mulai penuh. Mau tak mau Wita harus mengecilkan volume suaranya. Lola merasa tidak nyaman harus mengulang memori kemarin. Akan tetapi, karena yang bertanya adalah sahabatnya sendiri mau tak mau Lola menjelaskan. Perempuan itu bercerita secara detail termasuk peristiwa di pesta ulang tahun Actual News. “Wow ….” Wita berdecak kagum. Matanya bergantian memandang Bagus dan Alpha yang duduk di tempat b

