“Asem banget tuh muka.” Celetukan bernada mengejek itu membuat Bagus menoleh. Dilihatnya Wita yang baru memasuki smoking area. Perempuan itu terlihat santai dengan kemeja yang bagian lengannya digulung sampai siku, sedangkan rambutnya dicepol asal menggunakan pulpen pilot. Pasti Wita sama mumetnya dengan Bagus. “Tumben enggak ke rooftop,” sindir Bagus begitu Wita duduk di sampingnya. Kantor Actual News seperti kebanyakan kantor pada umumnya, mereka juga memiliki area merokok. Tempat tersebut berupa ruangan berdinding kaca yang dilengkapi dengan sofa serta exhaust. Wita dan Bagus memang jarang-jarang nongkrong di sana. Bukan tanpa alasan, sih. Bagus sendiri yang benci terlibat obrolan tidak penting malas untuk berbasa-basi jika bertemu dengan rekan satu departemennya. Sementara itu, Wi

