30

1004 Kata

"Jelas, serius itu tak main-main." Aku tidak mampu menatap wajah mamah Hesyam. Hari ini aku datang ke rumah Hesyam untuk memberitahu orangtua Hesyam kalau aku akan segera melakukan prosesi pertunangan bersama Rully. Awalnya aku ragu untuk mengatakan ini semua, aku rasa aku tidak perlu mengatakannya karena aku dan Hesyam pun tak memiliki hubungan yang spesial. Namun, aku pun tidak enak kalau orangtya Hesyam tau dari orang lain. Di saat aku masih peduli dan bahkan sering datang untuk menjenguk Hesyam, tapi ternyata diam-diam aku sudah menerima lamaran Rully, bukankah aku saja menusuk mereka dari belakang? "Iya, tante. Sekali lagi Kiara minta maaf sama tante." "Minta maaf kenapa?" "Ya, karena Kiara menerima pinangan dari orang lain. Kiara meninggalkan Hesyam." Aku menunduk, benar-be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN