Pangeran berjalan menuju sofa, tempat di mana tadi dia duduki sambil membawa laptop dan kacamata. Dia tidak langsung menanggapi ucapan Melya yang anehnya sedikit membuatnya tidak bisa menolak. “Kamu mau ‘kan nemenin aku tidur malam ini? Please!” Melya kembali memohon, kali ini dia bahkan tak segan untuk menangkupkan kedua tangan di depan wajah sambil memasang wajah penuh permohonan. Pangeran berdeham. “Aku akan di sini sampai kamu tertidur. Tapi, jangan harap aku akan mau tidur seranjang sama kamu!” ucapnya ketus. Melya memberengut. Dia pun langsung memasukkan satu suapan besar keripik kentang itu ke dalam mulutnya. Namun, ternyata dirinya justru tersedak karena ulahnya sendiri. Bukannya menolong, Pangeran justru hanya menggelengkan kepala dan lanjut untuk melihat dokumen milik klien y

