“Assalamualaikum!” salam Nyonya Shinta saat memasuki rumah. “Waalaikumusalam!” Kikan menjawab seraya turun dari lantai dua. Kaisar yang menyadari Kikan turun, bergegas masuk ke dalam rumah. Dia takut kalau Kikan pun bertingkah ceroboh seperti dirinya. Baru saja Kaisar melihat Kikan, kedua mata pria itu membola. Kikan seperti cari gara-gara saja, entah mengapa dia belum mandi, malah turun sambil mengikat rambutnya gaya cepol, tentu saja secara tak langsung Kikan memamerkan jejak cinta berwarna merah di leher miliknya. Jika ada satu saja mungkin tak masalah, Kaisar bisa berdalih bahwa Kikan juga di gigit tawon sama seperti dirinya. Tetapi kali ini tidak bisa, pasalnya jejak cinta berwarna merah itu tersebar dimana-mana. Yah, itu baru di lehernya saja. Jika Nyonya Shinta lihat seputar dadaa

