Arsenio benar-benar menggilai tubuh yang sebenarnya tidak begitu seksi itu. Namun Arsenio merasa wanita inilah yang berhasil membuat dirinya candu akan aktivitas ranjang yang sebelumnya tidak pernah dia inginkan. Arsenio melepaskan ciumannya. Memberikan kesempatan Diane untuk bernafas dengan lega. Memeluk tubuh berisi itu, Arsenio meraih pengait bra milih Diane. "Berjanjilah untuk membagi tubuh indah ini hanya untukku," bisik Arsenio tepat di telinga bagian kiri milik Diane. Dan wanita itu mendengarnya begitu jelas. Dalam hati wanita yang telah terjerat akan gairah suaminya itu hanya mampu sedikit berpikir. 'Bagaimana bisa aku membagi tubuhku? Bahkan di dalam pikiranku saja hanya ada engkau.' Diane sedikit pun tidak pernah memikirkan hal yang berkaitan dengan sebuah perpisahan. Bahkan

