Terakhir Kali Menyakitimu

939 Kata

Vega menekuk lututnya dan menenggelamkan wajah pada lengannya yang menjadi tumpuan di atas lutut. Dia tidak berani mendengakan wajah. Karena meskipun berada di pojok ruangan, dia dapat melihat sosok Altair yang masih tertidur dengan tenang di ranjang, setelah apa yang pria itu perbuat padanya. Dia takut untuk melihat suaminya sendiri. “Vega.” Mendengar panggilan dari suara serak itu tubuh Vega meremang. Dia memeluk erat lututnya semakin terdengar suara langkah kaki yang mendekatinya hingga berhenti tepat di depannya. Saat merasakan pemilik suara tersebut menyentuh bahunya. Vega segera menepisnya kuat, mau tak mau dia mendengakan wajahnya dan melihat Altair yang bersimpuh di depannya. “Jangan menyentuhku, b******k!” maki Vega. Ekspresi yang menyiratkan kebencian. Yang baru Vega tunju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN