"Akhh!" Orion memegangi kepalanya yang terasa pening. Memori selama beberapa menit lalu berputar diotaknya. Seingatnya dia menunggu Vega di tempat yang wanita itu tentukan. Lalu... semuanya menggelap sering dengan belakang kepalanya yang terasa sakit seakan dihantam balok besar. Bersyukur dia tidak langsung mati di tempat saat itu. Mungkin, karena- "Kau sudah bangun?" -jadwal kematiannya masih beberapa menit lagi. Orion menyadari, dirinya sudah berada di dalam gedung terbengkalai ini, bersama dengan Altair yang berdiri tak jauh darinya. Dan pria itu tengah mengisi senapan, seolah menyakinkan Orion bahwa pria gila itu ingin membunuh Orion. Mengabaikan kepalanya yang masih berdenyut nyeri, Orion segera berdiri dan mundur selangkah dari posisi sebelumnya. "Apa maksud semua ini Altair?

