Luka Hari Ke Lima

2030 Kata

Jika bahagia bersanding dengan setiap luka. Maka selalu ada kecewa dalam semua bahagia. Tapi pada satu nama yang tak pernah hilang, kumenemukanmu pada goresan yang tertera, memerangkap dalam dunia yang fana. Lalu tertampar pada kehadiran yang nyata. Bahwa memang kita tak berakhir nyaman bersama. *** Lea bohong jika ia berkata akan berhenti menangis. Karena setelah pembicaraannya dengan Altair semalam, Lea kembali mengurung diri di kamar. Menumpahkan semua tangisnya karena sesak di dadanya semakin menggila. Lea menutup wajahnya dengan bantal--terisak dengan wajah tertutup karena ia tidak ingin Altair mendengar tangisannya. Tapi Lea bohong jika ia bisa menahannya. Tidak, tidak setelah semua perkataan Altair semakin kentara sekali. Benarkah? Benarkah semua yang Altair katakan t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN