106. Kehilangan Untuk Kedua Kalinya

2084 Kata

** Malam hari. Acara tahlilan untuk memanjatkan doa bagi mendiang Raka pun diadakan. Acara ini tetap dihadiri oleh banyak orang seperti saat di pemakaman tadi siang. Raka yang baik hati dibanjiri oleh banyak doa dari semua orang yang mencintainya. Mayang terlihat jauh lebih tegar meski hatinya masih dilanda duka yang mendalam. Bersama para pelayat yang lain dan sanak saudara, wanita tersebut turut melantunkan doa-doa untuk mendiang suaminya. ** Ini malam pertama bagi Mayang tidur sendirian selepas satu tahun belakangan ini dia tidur ditemani oleh sang suami. Wanita itu tidak dapat memejamkan mata meski waktu sudah menunjukkan pukul dua belas lebih seperempat. "Mas ... aku kangen banget sama kamu," ucap Mayang sembari membelai tempat tidur di sisinya yang kosong mlompong tidak ada yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN