DUA PULUH ENAM

1274 Kata

Sementara itu di rumah, Ganesha masih senyum-senyum sendiri kala mengingat apa yang dilakukan Mutia pada dirinya. Pria itu terus memegangi pipinya, hingga Ia tidak meyadari ada seseorang yang dari tadi terus memerhatikannya.                “Cieeeeee, yang lagi jatuh cinta happy banget wajahnya nih” ledek Rossa pada adiknya itu.                “Apaan sih Kak” ujar Ganesha kaget.                “Ya habis, dari tadi dipanggil-panggil gak nyahut makannya Kakak samperin ke kamar. Eh ada nih….kayaknya happy banget?” tanya Rossa penasaran.                “Mau tahu aja….ini rahasia dong” ledek Ganesha.                “Awas ya Kamu” ujar Rossa marah.                         “Oh ya Kak….Kakak butuh model gak untuk barang Kakak?” tanya Ganesha tiba-tiba.                “Kenapa, tumben ban

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN