CICILAN PICK UP

1140 Kata

Part 31 Aryanti melangkah meninggalkan rumah Hanafi dan Ida dengan langkah lebar. Perasaan kesal terhadap mereka dan suaminya membuat pikirannya semakin kacau. Sedangkan sang suami yang mengetahui sang istri sedang marah hanya mengikuti langkah-langkahnya dengan diam. "Aku heran dengan Mas nih. Uang untuk membeli pick up kita, dia pinjam. Saat kita mau membeli pick up, dia tidak bisa mengembalikan. Trus dia usul kridit dengan janji dia yang akan membayar angsurannya, setelah kita mau sekalinya dia suruh kita mencari uang muka. Setelah ini? Dia suruh kita ambil kriditan atas nama kita. Apa menurut Mas. Mereka tidak keterlaluan?" "Ini lagi kita menanggung nama untuk kridit pick up itu, sedangkan untuk mengkridit perlu adanya surat persetujuan pasangan. Kita saja masih menikah siri pasti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN