Setelah pertama kali melakukan, hubungan Cato dan Indi semakin dekat seperti tidak ada jarak. Mereka bertemu hampir tiap hari dan mengirim pesan serta telepon mesra. Cato sadar kalau dia telah berdosa, seharusnya dia bisa menahan diri. Tetapi saat Indi menginginkannya, Cato seketika lepas kendali dan merenggut milik paling berharga wanita itu. Diserahkan untuknya. Cato terdiam lama, dia termenung di kantor. Sebagai lelaki dewasa, nafsu Cato tidak bisa terbendung. Namun, dia masih terus memikirkan betapa brengseknya dirinya yang sebenarnya. Cato berpura-pura bersikap jantan, menjadi lelaki gentleman. Kenyataannya ... Dia seorang yang seperti itu. Bagaimanapun Cato tidak menampik kalau dia begitu bahagia malam itu, yang terjadi adalah malam paling indah yang pernah ada dalam kehidupa

