55. Sosok Yang Tertinggal

2030 Kata

Bosan. Satu kata yang kini bergentayangan di kepala Elard. Mengembuskan napas gusar. Elard merubah posisi berbaringnya menjadi duduk, dengan punggung yang disandarkan pada kepala tempat tidur. Menyugar rambut dengan tangan kiri, pria itu menatap langit-langit kamar dalam diam. Tapi kemudian mengerjap, saat wajah Anin justru muncul di sana. Astaga .... Merangkak turun dari tempat tidur, Elard memilih untuk mengenakan arm sling untuk menyangga tangan kanannya yang belum pulih sepenuhnya. Sebelum kemudian berderap keluar dari kamar. Menuruni anak tangga, keningnya mengernyit, saat mendapati suasana rumah yang tampak sepi. Padahal hari sudah cukup siang. Biasanya, Elard melihat sosok Iva yang sibuk hilir mudik melakukan sesuatu. Tidak terasa, sudah dua hari Elard tinggal di rumah oran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN