Episode 23

3810 Kata

Ini sudah seminggu sejak kejadian Dita marah di meja makan itu. Semuanya berubah, Dita yang telah mengeluarkan amarahnya nampak acuh seakan tak terjadi apa-apa. Berbeda dengan Dita, semua orang di rumah ini juga mulai merasakan suasana akaward, termasuk bik Sumi yang baru pulang kampung sehari setelah kejadian. Meski jujur, setiap kali orang tuanya berusaha bicara dengan Dita, adiknya itu selalu menolak. Ia hanya bilang 'lupakan aja'. Aira juga berusaha meminta maaf, ntahlah siapa yang salah dalam kasus yang sudah berlangsung lama ini. Tapi, Aira merasa ia ikut andil dalam kemarahan adiknya itu. Alfaro juga, setiap di meja makan ia selalu berusaha membuka obrolan dengan Dita. Tapi kembali lagi, adiknya itu acuh tanpa membalas obrolan Alfaro. Dita hanya akan keluar jika sarapan pagi dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN