Pernikahan

409 Kata
Di sini diruang serba abu,Karin duduk di sebuah sofa,yang pastinya itu bukan kamar nya melainkan kamar suami nya. Setelah mengatakan bahwa ia setuju semua orang berunding untuk hari pernikahan mereka,dan semua nya sepakat seminggu kemudian acara pernikahan diadakan di kediaman Dave. “Nak kami tahu berat rasanya kamu menikah dengan nya selain lumpuh ia juga seorang duda beranak dua tapi mamah harap kamu bisa seperti mamah, walaupun mamah ibu sambung kamu tetapi mamah tidak pernah membedakan antara kamu dan jessy mamah juga gak pernah jahat kan sama kamu jadi mamah harap kamu seperti mamah,terima lah dia nak"nasehat Anita pada Karin. Usia Karin memang sudah matang untuk menikah maka dari itu papah nya menikahkan nya. "Mamah nanti Karin pasti rindu sama mamah,papah,dan jessy"Karin menangis di pelukan ibu sambungnya itu. Anita menepuk nepuk pelan kepala Karin“Kan bisa berkunjung sekali kali" Anita memegang tangan Karin dan mengatakan “Sudah sudah jangan nangis lagi nanti make up nya luntur" Karin mengangguk dia sangat bersyukur mempunyai ibu sambung seperti Anita. "Yuk kita kebawah pasti mereka sudah menunggu mu,percaya lah nak sama papah mu dia tidak mungkin melepaskan mu kepada orang yang tidak baik"Anita meyakinkan Karin. *** Mereka pun turun kebawah dengan Anita menggandeng tangan Karin. Dibawah semua orang takjub dengan penampilan Karin yang sangat memukau. “Sabar sabar sebentar lagi bidadari yang kamu lihat itu akan menjadi istri mu"ucap papi Dave Dave mengaguk mendengar ucapan papi nya.setelah mengetahui bahwa Karin bersedia menikah dengan nya ia bertekad untuk mencari pengobatan yang bisa menyembuhkan kaki nya. Pernikahan pun segera dimulai,banyak undangan yang datang.Para tamu menikmati makanan yang dihidangkan,banyak juga para tamu yang sedang bersalaman dengan pengantin. Kini giliran Jessy dan sang pacar yang bersalaman dengan pengantin,mereka tersenyum menatap pengantin itu. Jessy memeluk kakak nya dan mengatakan “Selamat kakak aku yang cantik,cepat buatin aku keponakan yang cantik dan ganteng ya" Azka menyalam Dave “Selamat ya kak Dave akhirnya lu nikah juga,mungkin sebentar lagi gue bakal jadi adik ipar lu" Jessy dan Karin heran dengan gaya bicara Azka yang tidak gugup saat menyalam Dave. “Kalian kenal?"tanya Jessy. “Dia sepupu jauh saya kak"jawab Azka tersenyum. Dave menatap Karin yang memukul kaki nya,Dave tahu pasti gadis itu merasakan pegal akibat berdiri terlalu lama. Dave menarik tangan Karin untuk duduk dipangkuan nya. Karin terkejut“Eh om apa gapapa saya duduk di sini?"tanya Karin. Dave tidak menjawab ia tetap mendudukkan Karin dipangkuan nya dan memeluk pinggang langsing Karin dan mencium aroma vanila dari tubuh Karin.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN