Bodoh

743 Kata
Kevin pacar Karin sedang bermesraan dengan wanita. Sang wanita duduk di pangkuan Kevin dengan atasan nya yang sudah terbuka semua. “KEVIN"teriak Karin. Kevin kelabakan dengan situasi sekarang ia ketahuan selingkuh didepan mata kekasih nya. “Aku gak percaya kamu mengkhianati cintaku Kevin,sudah berapa lama kamu bersama nya?"tanya Karin sambil terisak-isak. Sebelum Kevin menjawab wanita yang berada dipangkuan Kevin membalikan badannya. “Usia pacaran kami masih 2 bulan kok mbak"ucap wanita itu. “Ka..kamu Tuti?"Karin kaget karena yang menjadi selingkuhan Kevin adalah karyawan toko nya sendiri. Jessy juga kaget. Pasalnya Tuti itu karyawan kakaknya yang paling lama bekerja toko dan selama bekerja ia tidak pernah menunjukan hal hal aneh. “Hahaha bodoh kamu memang bodoh Kevin menyia-nyiakan berlian demi mata ikan asin seperti dia"tawa Jessy menggema di ruangan tempat perselingkuhan Kevin. Kevin marah atas ucapan Jessy yang mengatainya bodoh“Apa maksud mu?" Tuti menatap sinis Karin yang berada di samping Jessy. “ Tentu saja aku mengatai mu bodoh karena kau lebih memilih seorang karyawan biasa dan mencampakkan bos nya,apakah kau waras?"tanya Jessy dengan tatapan meremehkan. Karena Kevin sudah marah ia melangkah maju dan melayangkan sebuah pukulan pas didepan wajah Jessy. Jessy menutup matanya tetapi sudah beberapa detik tidak ada pukulan yang mengenai wajah cantik nya akhirnya dia membuka mata ada sebuah tangan besar pas didepan wajah nya. “Tolong jaga tangan anda dari wajah nona kami tuan atau tangan anda saya patah kan"ucap lelaki bertubuh tinggi besar. “Siapa kau, ini tidak ada urusan nya dengan mu kau mau aku pukuli?"teriak Kevin. Bodyguard itu memandang remeh pada tubuh kurus Kevin“Ini ada urusan nya dengan saya karena saya adalah bodyguard kedua nona ini jika anda menawarkan tubuh anda untuk saya pukuli saya akan menerima itu dengan baik" Ucapan bodyguard itu menyadarkan Kevin mana mungkin tubuh kurus dia bisa melawan tubuh tinggi besar bodyguard itu,dua juga sadar ternyata Karin adalah orang kaya. “Sial ternyata Karin orang berada seharusnya aku tidak tergoda dengan jalang jelek itu sekarang aku bakal kehilangan sumber uang ku"batin Kevin. “Sayang maafkan aku,aku khilaf dia dia yang lebih dulu menggoda ku aku tidak mau pergi ketempat ini tapi dia memaksa ku"dengan muka yang dibuat sesedih mungkin Kevin dengan tidak tahu malu nya berlutut dan memohon maaf pada Karin. Jessy dan para bodyguard menatap jijik pada Kevin yang berlutut minta maaf pada Karin setelah ia merasakan kenikmatan dunia dengan Tuti. “Sial banget gue nangisin laki laki bentukan begini kok gue baru sadar kalau dia jelek banget"batin Karin. “Khilaf khilaf bapak lo khilaf"ucap Karin menoyor kepala Kevin sampai dia terjatuh kebelakang. Karin, Jessy dan para bodyguard pergi meninggalkan kamar itu dan diikuti oleh teriakan Kevin. “Sayang tunggu aku"Kevin ingin berlari mengejar Karin tetapi ditahan oleh Tuti. “Honey mari kita lanjutkan apa yang telah terhenti tadi"ucap Tuti menggoda Kevin. Tak tahan dengan godaan Tuti, Kevin langsung menuruti ucapan Tuti. Ia berfikir bahwa Karin akan menerimanya lagi karena Karin sangat mencintainya. Diluar hotel para bodyguard mengantarkan Karin dan Jessy kedalam mobil. Mobil pun melaju menuju rumah Karin dan Jessy. Keesokan harinya Tante Tina beserta sang anak datang kerumah Karin. Semuanya duduk dengan tenang di ruang tamu. “Kami ingin meminta penjelasan dari nak Karin apakah bersedia menerima anak kami ini menjadi suami nya?"tanya papi Dave. Dave hanya menundukkan kepala nya malu dengan keadaan nya saat ini. Karin menatap Dave lama ia rasa tidak buruk juga menikah dengan Dave apalagi dengan keadaan nya yang lumpuh pasti tidak akan ada yang mau dengan Dave sehingga rumah tangga mereka tidak akan ada pelakor. “Karin jawablah nak papah akan menerima apapun jawaban mu"ucap papah menatap Karin. “Karin bersedia"jawab Karin tegas. Semua senang mendengar jawaban Karin. Karin menatap semuanya “Tapi Karin punya satu syarat" Papi Dave bingung dan bertanya pada Karin “Apa itu nak?" “karin mau setelah menikah kami punya rumah sendiri" jawab Karin Wajah semuanya tampak terkejut dengan syarat yang diberikan oleh Karin. “Tapi Karin nanti yang ngurus Dave siapa"kata mami Dave Semua mengangguk karena pertanyaan di dalam benak mereka sudah di sampaikan oleh Anita. “Karin lah emang om Dave punya istri lain"jawab polos Karin. Jawaban Karin membuat semua orang yang ada di sana melongo termasuk Jessy. “ Eh g****k kan udah di bilangin dari tadi Munaroh kalau si om Dave ini duda, otomatis kakak bukan hanya merawat om Dave tetapi anak nya juga " jelas Jessy dengan nada kesal. “ Ihh kalian gimana sih, kan bisa sewa pembantu " celetuk Karin menatap semuanya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN