Salting

608 Kata
Saat ini Karin tengah melamun di meja rias yang ada di kamarnya dan suami nya, sampai sekarang Dave masih belum masuk ke kamar. Karin sudah menunggu Dave lama karena Dave tak kunjung datang akhirnya Karin memutuskan untuk tidur lebih dulu. Disebuah kamar yang dominan berwarna merah Dave duduk sambil mengusap kedua kepala anak nya. Dave memiliki dua anak laki laki yang mewarisi ketampanan nya.Yang pertama bernama Alex dan yang kedua bernama Alden. Alex menatap Daddy nya lama dan akhirnya dia mengatakan apa yang mengganjal di hatinya “Dad Alex takut sama mommy baru,nanti kalau mommy baru jahat gimana?" Anak kedua nya menyahut“Iya Dad Alden juga takut,nanti seperti mommy temen aku yang jahat tapi kalau di depan Daddy nya mommy baru nya baik" Dave tersenyum melihat kekhawatiran kedua anak nya. Dia merendahkan sedikit badan nya agar bisa bertatapan dengan kedua anak nya dan berkata“Mommy baru kalian tidak jahat kok,yang penting kalian nurut sama mommy supaya tidak dimarahi" Dave menenangkan kedua anaknya. Alex dan Alden membalas dengan mengangguk kan kepala. Mata bulat itu menatap Dave . “Sudah larut malam mari tidur" kata Dave menyuruh kedua anak nya tidur. Saat sudah sampai di ambang pintu Dave mengatakan. “ Besok kalian tidak sekolah karena Daddy sudah izinkan kalian tiga hari " ujarnya. “Daddy kerja besok?" tanya Alden dengan suara pelan karena sudah mengantuk. “Seperti nya iya besok Daddy harus kerja banyak berkas yang harus di periksa, kalian tinggal di rumah sama mommy yah.gak perlu takut mommy baik kok" ujar Dave dan berlalu pergi dari kamar kedua putranya. Anak anak hanya mengangguk karena sudah mengantuk setelah Dave keluar dari kamar mereka segera bersiap untuk tidur. Di ruang kerja Dave Dave sedang menerima telepon dari mami nya. “Hallo mi ada apa?"tanya Dave sambil mengeluarkan berkas berkas penting yang ada di dalam laci meja kerjanya. “Emmm,Dave apa kalian baik baik saja,maksud mami kalian tidak bertengkar kan?" Dave menghentikan kegiatan nya dan mendengar pertanyaan mami nya di seberang ponsel. Dave tersenyum mendengar pertanyaan mami nya“Tentu saja tidak mami" “fyuhh bagus deh kalau begitu mami enggak bisa tidur mikirin pertanyaan tadi" ungkap Mami Dave Ia menghela nafas lega karena pertanyaan yang telah menghantui pikiran nya tadi terjawab sudah. “Mi kekhawatiran ku selama ini sama dengan anak anak mereka takut kalau mommy baru nya jahat seperti cerita teman nya yang memiliki mommy baru"adu Dave. Di seberang ponsel, mami Dave tersenyum mendengar anak nya mengadu padanya. “Nak,mami yakin Karin tidak mungkin jahat seperti apa yang kamu pikirkan,dia akan menerima mu dan anak anak mu seperti mamah nya menerima nya"Mami menyakinkan Dave. “Semoga saja mi, Sudah malam mami tidurlah aku matikan telepon nya ya good night" ucap Dave Tutt tutt Setelah bergelut dengan berkas berkas kantor. Dave merasa badan nya kelelahan,ia memutuskan untuk pergi tidur. Saat Dave membuka pintu kamar nya ia melihat seorang wanita yang tengah berbaring di ranjangnya siapa lagi kalau bukan karin istri nya yang baru beberapa jam,Dave ingin sekali membangunkan nya untuk membantu berbaring di ranjang tetapi Dave tidak tega, akhirnya dia tidur di kursi roda saja. Tak lama Dave masuk kamar Karin terbangun karena mendengar rintihan Dave yang merasakan sakit di leher akibat tidur di tempat yang tidak nyaman. Karin terusik dengan rintihan Dave dan terbangun “Astaga om kenapa tidur di situ sini biar Karin bantu tidur di ranjang" Dave tersenyum “Saya mana tega membangunkan mu yang tidur seperti kedebok pisang" “Iih mana pula"kesal Karin tetapi ia tetap membantu Dave untuk berbaring di ranjang. “Selamat malam om"ucap karin “Emh selamat malam juga Karin" jawab Dave tanpa melihat Karin karena dirinya salting saat berdekatan dengan Karin.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN